Diskusi Seru di Akhir Pekan dengan Asuransi Sun Life Syariah

Kalau biasanya di akhir pekan para keluarga atau masyarakat umum menghabiskan waktu dengan pergi ke bioskop, jalan-jalan ke mall, ke luar kota, ke taman kota , ke pantai, dll namun beda dengan para kompasianer yakni para blogger yang tergabung dalam komunitas kompasiana malah nangkring bareng diskusi tentang asuransi syariah. Bicara asuransi apalagi asuransi syariah bukan topik yang ringan tapi juga bukan topik yang sangat berat tapi dengan kompasiana acara diskusi asuransi menjadi interaktif dan menambah wawasan kompasianer. Acara yang diberi nama “kompasiana nangkring bareng sun life” diadakan pada tanggal 30 Agustus 2014 di Pisa Cafe Menteng. Acara dimulai sekitar pukul 13.30 yang diisi sambutan dari kang Pepih Nugraha selaku Managing Director Kompasiana, kemudian moderator mas Iskandar Zulkarnain memperkenalkan profil pembicara pertama yaitu Bapak Fathurrahman Djamil MA yang merupakan dosen hukum syariah dari UIN, dan wakil ketua komisi fatwa Majelis Ulama Indonesia serta  Ibu  Srikandi Utami yang berprofesi sebagai Vice President and Head of Syariah Sun Life Indonesia.
1410423808419777781

Kalau biasanya di akhir pekan para keluarga atau masyarakat umum menghabiskan waktu dengan pergi ke bioskop, jalan-jalan ke mall, ke luar kota, ke taman kota , ke pantai, dll namun beda dengan para kompasianer yakni para blogger yang tergabung dalam komunitas kompasiana malah nangkring bareng diskusi tentang asuransi syariah. Bicara asuransi apalagi asuransi syariah bukan topik yang ringan tapi juga bukan topik yang sangat berat tapi dengan kompasiana acara diskusi asuransi menjadi interaktif dan menambah wawasan kompasianer. Acara yang diberi nama “kompasiana nangkring bareng sun life” diadakan pada tanggal 30 Agustus 2014 di Pisa Cafe Menteng. Acara dimulai sekitar pukul 13.30 yang diisi sambutan dari kang Pepih Nugraha selaku Managing Director Kompasiana, kemudian moderator mas Iskandar Zulkarnain memperkenalkan profil pembicara pertama yaitu Bapak Fathurrahman Djamil MA yang merupakan dosen hukum syariah dari UIN, dan wakil ketua komisi fatwa Majelis Ulama Indonesia serta  Ibu  Srikandi Utami yang berprofesi sebagai Vice President and Head of Syariah Sun Life Indonesia.
1410423808419777781
14104239641482708322
Ibu Srikandi Utami atau yang biasa dipanggil ibu Aan menjelaskan bagaimana profil Sun life secara umum yaitu berdiri sejak tahun 1865 yang berkantor pusat di Toronto Kanada yang kini telah memiliki kantor di berbagai belahan dunia seperti Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Hongkong, Filipina, Cina, Indonesia, dan Bermuda. Sun Life sendiri berdiri di Indonesia sejak tahun 1995 yang hanya memasarkan produknya melalui agent. Tahun 2005 sun life menambah saluran distribusinya tidak hanya melalui agent namun juga melalui ADC. Pada 28 Juli 2009 Sun Life bekerjasama dengan CIMB Niaga membentuk CIMB Sun Life yang menambah saluran distribusi menjadi agent, ADC, dan CIMB Niaga. Di Desember 2010 Sun Life meluncurkan bisnis syariah untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen akan asurasi syariah. Terakhir di 2012 Sun Life meluncurkan Brighter Life Indonesia untuk membantu orang-orang di Indonesia berbagi ide dan tips bagaimana menjadi sehat dan sejahtera dalam bidang financial.
14104241541083394343
14104245561023248617
Dilihat dari laporan keuangan Sun life Syariah memiliki persyaratan yang menunjukkan bahwa RBC atau Risk Based Capital lebih dari 100 % dimana syarat dari pemerintah hanya 30 % saja. Untuk pembayaran klaim Sun Life telah mencairkan dana sebesar Rp 61.68 milyar pada tahun 2011 serta Rp 32.35 pada tahun 2012 itu menunjukkan komitmen Sun Life untuk pencairan klaim nasabah telah terbukti dan dalam jumlah yang cukup besar. Walaupun baru beroperasi sekitar 2 tahun asuransi syariah Sun Life telah mendapatkan penghargaan sebagai The 1st Rank of Best Risk Management dan The 3rd Rank of Best Islamic Insurance dari Karim Business Consulting pada tahun 2013. Di tahun 2014 Sun Life Syariah kembali mendapatkan penghargaan The 1st Rank of Best Risk Management dan The 3rd Rank The Most Profitable Insurance dari Karim Business Consulting.
141042472016630857
Setelah memaparkan tentang profil perusahaan Sun Life Ibu Aan kemudian memaparkan tentang asal usul asuransi syariah yang dimulai pengertian konsep Al Aqilah dimana awalnya sebuah konsep saling memikul atau tanggung jawab atas keluarganya. jika salah satu anggota keluarga terbunuh oleh anggota suku yang lain maka saudara terdekat si pembunuh harus membayar sejumlah uang kepada pewaris korban. Saudara terdekat dari pembunuh disebut A Aqilah, mereka mengumpulkan dana al kanzu untuk membantu keluarga yang terlibat dalam pembunuhan tersebut.
Perkembangan asuransi syariah sendiri dipelopori oleh Sudan dimana asuransi syariah telah berdiri sejak tahun 1979 ditandai dengan adanya lahirnya Islamic Insurance Company. Pada tahun 1992 lahir Undang-Undang mensyaratkan perusahaan asuransi beroperasi dengan prinsip syariah. Setelah Sudan negara yang juga telah lama menerapkan asuransi syariah ialah Malaysia. Malaysia merupakan negara pertama yang memiliki undang-undang tentang asuransi syariah di tahun 1984. Tahun 1985 hadir asuransi syariah pertama di Malaysia yaitu Syarifat Takaful Malaysia. Kebijakan yang berlaku di Malaysia asuransi tidak sebagai unit syariah namun harus sebagai perusahaan sendiri.Selain Malaysia, negara lainnya yang menerapkan asuransi syariah ialah Bahrain. Di Bahrain peraturan tentang asuransi syariah lahir tahun 2005 yaitu Insurance Rulebook. Asuransi syariah pertama yang ada di Bahrain adalah Takaful International yang berdiri tahun tahun 1986.  Di Indonesia sendiri kehadiran asuransi syariah ditandai dengan asuransi Takaful Keluarga pada tahun 1994. Jumlah asuransi yang ada di Indonesia sampai dengan quartal 1 tahun 2014 ada 45 baik yang memasarkan asuransi umum dan jiwa. Asuransi syariah di Indonesia regulasi yang ada mengacu pada Otoritas Jasa Keuangan dan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Setiap perusahaan asuransi yang memasarkan produk asuransi syariah harus memiliki dewan pengawas syariah yang direkomendasikan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama  Indonesia.
Setelah Ibu Aan, kemudian bapak Fatturahman menjelaskan tentang apa itu syariah meliputi dasar hukum syariah yang bersumber dari Alquran, sunnah, Ijma, dan Qiyas. Kandungan Ajaran Islam terdiri dari Aqidah yang mengajarkan tentang keyakinan, Akhlak mengajarkan tentang moral , dan syariah mengajarkan hubungan manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia , dan manusia dengan alam semesta. Dasar hukum syariah sendiri Al Quran dan Al Hadis yang dituangkan dalam fiqih yaitu penafsiran utama atas Al Quran dan Al Hadits. Fiqih sendiri terbagi menjadi dua ibadah dan muamalah. Ibadah sendiri mengatur antara manusia dengan Tuhannya, hukum asal ibadah adalah haram, kecuali Nash yang mensyariatkannya. Sedangkan muamalah ialah peraturan yang mengatur antara manusia dengan manusia lainnya, asal dari muamalah adalah boleh kecuali ada dalil yang mengharamkannya.
1410425403333976469

Dalam konsep asuransi konvensional terdapat taghrir / gharar (ketidakpastian dalam transaksi) dimana dalam asuransi konvensional penanggung tidak bisa memastikan berapa premi yang akan diterimanya dari tertanggung sampai selesai kontrak dan kapan juga harus membayar klaim, sedangkan dari sisi tertanggung tidak mengetahui kapan akan menerima pembayaran manfaat / klaim. Konsep lainnya yang terdapat dalam asuransi konvensional adalah adanya riba. Riba secara bahasa bermakna tambahan dalam fikih muamalah artinya tambahan yang diharamkan yang dapat muncul akibat utang atau pertukaran. Beberapa ahli syariah berpendapat konsep asuransi konvensional terdapat unsur maysir dimana tertanggung akan mengalami kerugian jika akhir periode pertanggungan tidak mengajukan klaim, sedangkan penanggung diuntungkan dalam situasi tersebut.

Dasar keuangan syariah menurut Al Quran ialah surat Hasyr ayat 18, Surat Al Maidah ayat 2, An Nisa ayat 9, dimana kesimpulan dari tiga ayat tersebut adalah setiap orang harus memperhatikan masa depan, tolong menolong dalam kebaikan, serta meninggalkan generasi selanjutnya dalam keadaan kuat secara finansial.
Pengertian asuransi syariah berdasarkan prinsip syariah adalah usaha saling tolong menolong (ta’awuni) dan melindungi (takafuli) di antara para peserta melalui pembentukan kumpulan dana (Dana Tabarru ’) yang dikelola sesuai prinsip syariah untuk menghadapi risiko tertentu. Konsep asuransi konvensional ialah transferring risk dimanakonsepmengganti nilai ekonomi hidup seseorang yang hilang dengan caramemindahkan risiko kehilangan atas diri seseorang tersebut (jiwa maupun anggotatubuh) kepada perusahaan asuransi . Sedangkan konsep asuransi syariah ialah berbagi resiko, setiap peserta memberikan sumbangan Tabarru’ untuk menolongPeserta lainnya dalam menghadapi musibah. Pengelola adalah sebagai pihak yang melakukan adminstrasi risiko dan pengelolaan investasi atas nama Peserta

Akad/ kontrak dalam Asuransi Syariah dibagi menjadi dua yaitu Akad Tabarru adalahakad yang dilakukan dengan tujuan kebajikan dan tolong menolong, bukan sematauntuk tujuan komersial (non profit oriented). sedangkan akad Tijarah adalah akad yangdilakukan dengan tujuan komersial / profit oriented.

Adapun nilai-nilai syariah yang bisa diterapkan dalam asuransi syariah antara lain : universal berlaku bagi seluruh pemeluk agama, akad perjanjiannya jelas, tidak mengandung riba, gharar, mahsyir, saling tolong menolong sesama peserta , perencanaan keuangan yang barokah, ada pembagian surplus underwriting.
Kemudian Ibu AAn kembali menjelaskan tentang perbedaan antara asuransi syariahdan asuransi konvensional dari beberapa segi antara lain resiko, tujuan bisnis, kepemimlikan dana, dll . Menurut pakar marketing bapak Hermawan Kertajaya Marketing syariah itu mengajarkan orang untuk jujur pada konsumen atau orang lain. Nilai syariah mencegah orang (marketer) terperosok pada kelirumologi itu tadi. Ada nilai-nilai yang harus dijunjung oleh seorang pemasar. Apalagi jika ia Muslim. Nilai marketing syariah juga bisa diterapkan untuk orang yang beragama selain Islam.

14104256691000742573
Nah mengapa sih kita harus menyiapkan tujuan investasi ternyata memiliki banyak manfaat antara lain : menyiapkan dana pensiun, menyiapkan dana pendidikan, menyiapkan dana kesehatan, dan menuaikan ibadah umroh. Solusi investasi syariah tidak hanya untuk menghadapi musibah tak terduga dan mengoptimalkan investasi tetapi juga peduli terhadap sesama. Produk dan layanan Sun life syariah antara lain  Sun Life Syariah , Brilliance Hasanah Protection Plus, Sun Medical Executive Syariah.

Setelah pemaparan dari Ibu Aan dan Bapak Faturrahman Djamil maka ada sesi tanya jawab antara kompasianer dengan pembicara. Ada beberapa pertanyaan menarik dari kompasianer misalnya bagaimana jika ketika nilai investasi di masa yang akan datang akan meningkat berapa uang yang harus dikeluarkan, apa perbedaan asurasni kesehatan saja dan asuransi kesehatan dan investasi, dan relevansi ayat dengan materi financial yang dibahas.

Acara selanjutanya ialah acara kuis bagi kompasianer yang bisa menjawab pertanyaan secara cepat dan tepat akan mendapatkan hadiah berupa voucher belanja, ada juga live tweet terbaik pada hari itu, kemudian acara istirahat makan siang yang juga dihibur dari penyanyi yang juga mengisi soundtrack film Hijabers In Love.

14104267411919114277
Pada akhir acara semua kompasianer berfoto bersama dan menukarkan kuesioner yang diberikan pada saat registrasi dengan goodie bag dari Sun Life Indonesia. Kesimpulan dari acara ini adalah sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia maka seharusnya orang sudah mulai sadar dan beralih ke asuransi syariah karena banyak kelebihan dibandingkan dengan asuransi konvensional.


Tags:

Comments

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya

Dorong Motivasi Diri Untuk Memiliki Rumah Tanpa Hutang