Perempuan Cerdas Kelola Keuangan, Keluarga Sejahtera Di Masa Depan

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2010 jumlah penduduk Indonesia yang berjenis kelamin perempuan sebesar 49.65% sedangkan jumlah penduduk yang berjenis kelamin laki-laki sebesar 50.35 %. Hal ini menunjukkan jumlah perempuan yang cukup besar dalam komposisi penduduk Indonesia memiliki peranan dalam perekonomian di Indonesia dari pencarian informasi, pemilihan produk, pemberi rekomendasi produk sampai pembelian produk. Perempuan kini tidak sekedar menerima begitu saja namun juga memiliki peranan dalam pembelian produk mahal sekalipun.




sumber : http://www.bps.go.id

Bahkan menurut data yang didapat dari IFC pada negara-negara yang tergabung dalam G20, ada sekitar 8-10 juta pengusaha wanita yang secara resmi berkecimpung dalam SME (Small and Medium Enterprise) dan 31% dari total SME di Negara tersebut adalah para perempuan. Data lainnya juga menunjukkan ada 100 juta lebih perempuan di dunia yang telah memulai untuk berbisnis. Selain itu berdasarkan studi yang baru saja dilakukan oleh Asia Foundation, data tersebut menunjukkan bahwa sekitar 57% dari GDP Indonesia ditopang oleh SME dimana 23% dari mereka adalah pengusaha perempuan yang jumlahnya tumbuh 8% setiap tahunnya. Ini merupakan data yang menarik karena anda bisa melihat pertumbuhan pengusaha perempuan yang cukup pesat di Indonesia. (sumber : http://startupbisnis.com/cara-mencari-modal-kerja-usaha-raih-potensi-maksimal-bisnis-anda-dengan-pendanaan-mentoring-gepi-angin-women-fund/)

Dari data tersebut terlihat perempuan Indonesia setiap tahunnya memiliki peranan dalam menunjang pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Bahkan menurut data salah satu situs toko online menyebutkan perempuan adalah konsumen yang paling banyak berbelanja di Tokopedia dengan persentase 66,28 persen, sedangkan jumlah pria yang berperan sebagai pembeli adalah sebesar 33,72 persen. Tidak hanya berkontribusi sebagai pembeli, perempuan yang berjualan di Tokopedia juga mendominasi dengan jumlah 55,75 persen, sedangkan pria berjumlah 44,25%. Hal ini menunjukkan dominasi perempuan dalam berbelanja dan berjualan secara online.Ternyata dominasi perempuan di dunia online tidak hanya sampai disitu, dalam hal jumlah transaksi yang dibelanjakan, perempuan berkontribusi sebesar 61,1 persen dari total jumlah transaksi yang terjadi di Tokopedia. Sedangkan dalam hal jumlah transaksi yang didapat, lagi-lagi perempuan menang dengan total 53,65 persen. Sekitar 46,33 persen dari perempuan yang berbelanja online ini berumur 20-29 tahun, lalu sekitar 39,76 persen berumur 30-39 tahun. (sumber :http://startupbisnis.com/ecommerce-indonesia-data-dari-tokopedia-menunjukkan-dominasi-wanita-dalam-hal-berbelanja-online-baik-sebagai-pembeli-maupun-penjual-online/)





Dari data - data diatas terdapat hal positif yaitu peningkatan peran perempuan Indonesia sebagai penggerak ekonomi Indonesia, namun disisi lain peningkatan peran perempuan tersebut belum disertai dengan pengetahuan finansial yang baik. Padahal jika ditunjang pengetahuan finansial yang baik maka bisa meningkatkan kesejahteraan dimasa depan. Namun sayangnya masih banyak perempuan Indonesia yang belum bisa mengerti bagaimana cara mengelola keuangan dengan tepat karena masih konsumtifnya orang Indonesia bahkan banyak ditemui lebih besar pengeluaran daripada pemasukan dalam rumah tangga.

Jika sebuah pusat perbelanjaan terdapat kegiatan midnight sale besar-besaran maka puluhan bahkan ratusan perempuan akan berbondong-bondong untuk berbelanja demi penampilan padahal belum tentu bermanfaat atau dibutuhkan pada saat itu. Kegiatan seperti jika dilakukan dengan sering bisa menguras isi dompet bahkan menyebabkan jatuh miskin karena gaya hidup yang konsumtif dan hutang kartu kredit yang menumpuk 



Besarnya pemasukan jika tidak diiringi dengan pengelolaan keuangan yang tepat maka kondisi keuangan rumah tangga maka bisa bermasalah dari hutang kartu kredit yang menumpuk, biaya pengobatan yang membengkak hingga harus menjual aset penting seperti rumah, membeli banyak barang yang tidak perlu, biaya sekolah yang tidak terjangkau, dll. Masalah tersebut bisa dihindari jika dari anak-anak, perempuan dilatih dan dibiasakan untuk menabung, membeli barang sesuai kebutuhan, tidak mudah tergoda dengan iklan diskon, jika sudah memiliki penghasilan bisa mengalokasikan penghasilannya dengan menginvestasikan baik berupa emas, reksadana, saham, asuransi, dan membiasakan mental produktif bukan konsumtif sehingga dapat memperoleh pemasukan tambahan dari bisnis sampingan bahkan membantu membuka lapangan pekerjaan.

Jika sudah terbiasa dari anak-anak maka ketika berumah tangga perempuan akan bisa mengelola keuangan dengan baik maka keluarga akan memiliki masa depan yang sejahtera baik secara mental, fisik dan finansial. Salah satu cara agar bisa memiliki masa depan yang sejahtera ialah dengan memiliki asuransi baik asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi unit link, dan asuransi lainnya. Dengan memiliki asuransi maka masa depan lebih terjamin baik dari kesehatan, investasi, pendidikan karena uang yang ada selain ditabung juga diinvestasikan dalam bentuk saham atau reksadana sehingga jika membutuhkan dana dalam kondisi darurat bisa diambil tanpa harus menjual aset-aset yang penting. 



Salah satu perusahaan asuransi terkemuka yaitu PT Sun Life Financial memiliki layanan asuransi yang beragam yang bisa menyesuaikan kebutuhan konsumen antara lain asuransi Sun Medicash, Sun Golden Life, Sun Term Life yang menggabungkan antara proteksi dan investasi. Sedangkan asuransi Sun FortuneLink, Brilliance Fortune, Brilliance Sejahtera, Brilliance One Protection Plus merupakan tabungan dan investasi yang bisa membantu menyiapkan dana pensiun atau dana pendidikan anak. Dengan pengalaman dan prestasi yang telah diraih PT Sun Life Financial maka kita bisa mempercayakan PT Sun Life Financial sebagai mitra untuk mengelola keuangan dengan tepat 
sehingga kebutuhan di masa depan bisa tercukupi dengan baik.



Ada banyak cara yang bisa dilakukan agar para perempuan bisa memiliki pengetahuan tentang finansial sehingga bisa mengelola keuangan dengan baik antara lain dengan : memperbanyak pengetahuan tentang finansial baik dari seminar, workshop, majalah, koran, buku bahkan mengalokasikan sebagian pendapatan untuk berinvestasi, berkonsultasi dengan seorang penasihat keuangan yang berpengalaman, memilih perusahaan asuransi yang telah berpengalaman dan berprestasi mengelola dana nasabah dengan baik. 

Agar pemasukan dan pengeluaran dapat seimbang maka hal-hal yang bisa dilakukan antara lain :
a. membuat daftar pengeluaran setiap bulannya
sebelum berbelanja alangkah baiknya membuat daftar belanjaan yang perlu dibeli sehingga dapat membeli barang sesuai perkiraan dan sesuai kebutuhan. Utamakan barang yang dibutuhkan bukan barang yang diinginkan
b. hindari hutang kartu kredit 
sebaiknya jika berbelanja menggunakan kartu debit agar terhindar dari hutang bulanan dan jika memiliki kartu kredit gunakan limit kredit sesuai kemampuan agar bisa membayar dengan lunas setiap tagihan.


c. alokasikan pemasukan untuk menabung
agar memiliki dana tabungan disaat yang penting seperti menikah, sakit, dll maka harus dipersiapkan jauh sebelumnya dengan menabung setiap bulannya minimal 10 % dari pemasukan setiap bulannya.
d. gunakan asuransi untuk investasi dan tabungan
selain menabung hal lainnya untuk menambah dana di masa depan, alangkah baiknya bisa memiliki asuransi investasi dan tabungan untuk dana darurat jika diperlukan dan bisa memiliki dana tambahan dari hasil investasi.
e. menambah pemasukan dengan usaha sampingan
Selain bekerja alangkah baiknya jika seorang perempuan juga memiliki penghasilan tambahan dari bisnis kecil-kecilan sehingga dapat menabung setiap bulannya. Apalagi jika sudah memiliki anak lebih enak jika memiliki usaha sendiri karena bisa mengasuh anak dengan leluasa serta memperoleh pemasukan tanpa bergantung dari suami.
f. perbanyak sedekah
dengan memperbanyak sedekah maka rezeki yang diperoleh bisa bertambah dan menjadi berkah. dibandingkan berbelanja hingga puluhan juta lebih baik memberi sedekah ke masjid atau yayasan yatim piatu dan anak dhuafa agar mendapat rezeki yang berkah.

Semoga tips dan tulisan saya bisa bermanfaat dan bisa diterapkan oleh perempuan di Indonesia sehingga keuangan keluarga bisa menjadi sejahtera secara finansial, fisik dan mental baik bagi perempuan dan pasangan itu sendiri namun juga bagi generasi selanjutnya. 






Comments

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya

Dorong Motivasi Diri Untuk Memiliki Rumah Tanpa Hutang