Potensi Bisnis Tiketing Yang Menggiurkan dari Asia Wisata

Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat setiap tahunnya, kemudahan mengakses tiket pesawat melalui internet dan semakin banyaknya obyek wisata yang bisa dikunjungi membuat bisnis ticketing menjadi salah satu bisnis yang kini banyak dijalani orang. Bisnis ini bisa dilakukan baik karyawan swasta, pegawai negeri, ibu rumah tangga bahkan mahasiswa. Dengan modal yang tidak terlalu banyak dan peralatan sederhana seperti komputer, printer, dan internet menjadikan bisnis ini peluang untuk menambah penghasilan.



Salah satu biro perjalanan yang cukup sukses di bidang ticketing Asia Wisata pada 15 November di Gedung MTH Square lalu menggelar acara Gebyar HUT Asia Wisata dimana dalam acara ini terdapat sharing bisnis langsung dari direktur Asia Wisata bapak Yanurmal, sharing pengalaman langsung dari brand ambassador Asia Wisata Raynold Surbakti dan prospek bisnis franchise oleh pengamat franchise bapak Tri Raharjo.



Sharing pertama dimulai oleh bapak Yanurrmal yang menceritakan bahwa bisnis ini dulunya dimulai oleh ibu Meri diawali 3 bulan pertama membeli franchise travel agen dan 6 bulan kemudian menawari pak Yanurmal untuk membesarkan usaha.  Salah satu kunci sukses menurut pak Yan ialah menyesuaikan penampilan dengan apa yang kita jual agar bisa meyankinkan pembeli. Dalam perkembangannya 3 bulan setelah memperbaiki penampilan dengan pindah lokasi ke tempat yang lebih layak maka dapat balik modal atau BEP dapat diperoleh dalam waktu 3 bulan. Ketika ditawarkan kepada investor maka bisnis ini sudah dapat BEP dalam waktu 5 bulan. Tips lainnya dari pak Yan ialah mempelajari target market konsumen yang akan dibidik agar ketika memasang iklan dapat tepat kepada orang yang membutuhkan.

Saat ini Asia Wisata telah bekerja sama dengan berbagai bank untuk memudahkan sistem reservasi dan pembayaran seperti BCA, Mandiri, BRI, BNI, dan atm bersama secara real time. Selain itu saat ini dapat pula melayani reservasi kereta api secara online. Pemasaran yang dilakukan agar orang memesan tiket melalui Asia Wisata ialah dengan melalui internet. Dengan banyaknya pengguna facebook dan twitter di Indonesia maka dengan smartphone pun dengan mudah kita bisa memasarkan bisnis tiket ini.



Sharing selanjutnya oleh artis Raynold J Surbakti dimana ia menceritakan asal keluarganya yang merupakan pedagang sehingga jiwa wirausaha bukan sesuatu yang baru buatnya, sebelumnya pun ia pernah bekerja secara formal di sebuah hotel dan penjual asuransi pada tahun 1993. Begitu tawaran bermain sinetron mulai banyak ia memutuskan untuk berhenti dan menjalani profesi sebagai pemain sinetron. Sekitar 2 atau 3 tahun yang lalu ketika tawaran sinetron mulai sepi, ia memutuskan untuk menjalani bisnis agar bisa membiayai anak dan istrinya.

Ketika di rumah ibunya sering meminta untuk membeli tiket pesawat untuk ayahnya yang sering bepergian ke luar kota, maka timbul ide untuk berbisnis tiketing agar memudahkan membeli tiket pesawat. Setelah browsing melalui internet tentang bisnis tiketing maka Raynold pun memutuskan untuk bergabung menjalani bisnis bersama Asia Wisata karena kemudahan dalam menjalankan sistem yang ada.



Terakhir sharing diberikan oleh bapak Tri Raharjo selaku pengamat franchise mengatakan langkah awal membuat bisnis ialah ide yang kemudian menumbuhkan motivasi dalam berbisnis. Jika kita akan berbisnis pertama kali maka akan timbul rasa takut itu adalah hal yang wajar namun kita juga harus berani untuk takut gagal. Bisnis akan lebih mudah jika kita menjalaninya sendiri karena akan mengetahui kelebihan dan kekurangan serta memperbaikinya.

Jika kita merasa belum mampu maka hal yang kita bisa lakukan ialah memantaskan diri dengan belajar dari siapa dan manapun juga. Ada tiga keunggulan jika kita menjalani bisnis franchise yaitu : memiliki panduan usaha, brand lebih dikenal dan resiko usaha yang kecil. Rata-rata orang gagal menjalani bisnis karena tidak serius atau hanya coba-coba maka agar bisa berhasil harus dengan serius agar hasilnya juga makasimal.

Cara mudah untuk berbisnis yaitu dengan menjadi agen atau membeli franschise. Agar bisa menjalani bisnis tiket pesawat dengan mudah cukup dengan memiliki komputer, printer, dan akses internet. Catatan dalam memilih bisnis tiketing ialah dengan memastikan produk dan jasa yang dijual, sistem reservasi 24 jam, support bisnis yang diberikan dan keuntungan serta pengelola yang terbukti berhasil menjalankan sistem tersebut.



Dalam acara gebyar HUT Asia Wisata tersebut diumumkan juga mitra terbaik serta pemenang lomba menulis blog yang telah diadakan selama bulan Oktober.



Comments

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

ulasan film sokola rimba

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya