Mari Libatkan Masyarakat Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Beberapa hari terakhir sedang hangat berita tentang hukuman mati yang diberikan bagi pengedar narkoba, walaupun banyak muncul reaksi pro kontra namun hukuman tersebut tetap dilaksanakan. Namun sayangnya walaupun hukuman mati sudah diberlakukan tetap saja jumlah penyalahgunaan narkotika masih meningkat setiap tahunnya. Hal itu membuat saya bertanya-tanya strategi apa yang tepat untuk menurunkan korban narkoba?

Setahu saya penyuluhan tentang penyalahgunaan narkoba sudah sering dilakukan di berbagai sekolah mulai dari SMP hingga Perguruan Tinggi. Tetapi tetap saja jumlah pengguna dan pengedar semakin bertambah. Banyak informasi yang lewat begitu saja tanpa disikapi dengan serius sehingga banyak orang menganggap hal ini tidak terlalu penting. Orang baru akan menyadari bahwa narkoba harus diwaspadai sejak anak memasuki sekolah dasar ketika salah satu anggota keluarga menjadi korban.




Orang yang sudah pernah menggunakan narkoba seharusnya disembuhkan melalui rehabilitasi bukan dipenjara. Karena mereka adalah korban, yang seharusnya diberi hukuman berat ialah pengedar narkoba dan penyelundup narkoba dari luar negeri ke Indonesia. Dan korban yang ingin sembuh akan lebih baik jika didukung dari lingkungan terdekat agar bisa memiliki kegiatan positif dan bisa mengajak masyarakat untuk mencegah korban lain berjatuhan.




Dengan perkembangan teknologi, maka strategi pencegahan pun harus diubah agar menjadi lebih efektif. Ketika saya menghadiri workshop BNN yang diadakan  di Wisma Tanah Air tanggal 24 Februari 2015, saya mendapat beberapa info penting terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba. Menurut Prof Paulina yang sudah bekerja sejak tahun 1980an untuk pencegahan narkoba dan kini begabung dengan BNN bahwa pasar Indonesia merupakan pasar yang menggiurkan. Jumlah remaja yang sangat banyak sekitar puluhan juta hingga ratusan juta membuat banyak produsen berlomba-lomba menyelundupkan barang terlarang tersebut ke Indonesia.




Selanjutnya terdapat tiga komponen utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba antara lain : strategi penurunan pasokan,  strategi penurunan permintaan, dan strategi mengurangi dampak negaif kesehatan dan sosial dari penyalahgunaan narkoba. Strategi penyuluhan kini pun sudah ditinggalkan, karena setelah di evaluasi tidak memberikan hasil yang optimal. Perlu adanya tindakan lanjutan agar pencegahan menjadi lebih efektif. Pencegahan berbasis masyarakat kini yang lebih efektif karena mengajak seluruh elemen masyarakat dari keluarga, sekolah, masyarakat, media dan pemerintah.




Pencegahan berbasis keluarga, merupakan pencegahan paling dasar karena kebanyakan masalah penyalahgunaan narkoba berawal dari masalah kepribadian. Hal ini menunjukkan pentingnya pengasuhan anak sejak masa perkembangannya, yaitu usia di bawah enam tahun. Untuk pencegahan berbasis masyarakat akan lebih baik melibatkan beberapa komunitas atau organisasi seperti Karang Taruna, PKK, dan Majelis Taklim.



sumber : http://fc04.deviantart.net/fs71/f/2013/232/7/3/poste_anti_narkoba_2_by_sabilalive-d6j1yr7.jpg

Yang bisa dilakukan bagi media dan blogger seperti saya ialah turut membantu meyebarluaskan informasi yang positif kepada masyarakat, dengan mendorong generasi muda untuk beprestasi. Gunakan pula logo atau gambar yang menunjukkan pentingnya prestasi bukan menakut-nakuti yang malah membuat orang penasaran untuk mencobanya. Untungnya di lingkungan saya tumbuh dan tinggal merupakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba. Namun bukan berarti membuat saya berdiam diri saja, justru membuat saya waspada dan mengajak teman-teman sekitar agar bisa memilih pergaulan dengan benar dan melaporkan ke aparat yang berwajib jika melihat ada kegiatan negatif di masyarakat.

Memang tidak mudah bagi BNN untuk mensosialisasikan ke seluruh wilayah Indonesia, karena luas wilayah dan jumlah penduduk yang sangat banyk. Maka dari itu BNN juga ingin mengajak masyarakat maupun komunitas agar juga membantu menyebarluaskan informasi kepada seluruh elemen masyarakat termasuk para blogger yang memiliki komunitas dan pembaca di dunia maya. Semoga workshop ini bisa berkelanjutan agar semakin banyak lagi blogger yang bisa terlibat dan dalam menyebarluaskan pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat. 


Comments

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya

Kulit Sehat Dan Bersinar Dengan Bahan Alami Gizi Super Cream