Review Film Fast Furious 7 : Balap Mobil Terakhir Paul Walker

Sejak awal film Fast Furious ditayangkan tahun 2001, saya sudah menonton sejak SMA bersama teman-teman di Semarang. Ketika itu kami terkagum-kagum dengan balapan mobil liar yang ada di mobil, mengingat mobil yang ada dalam film keren dan tidak dijual banyak di Indonesia. Cerita dalam film itu pun masih sederhana, dimana ada seorang polisi Brian O Connor (Paul Walker) yang ditugaskan untuk menangkap pembalap liar yang handal dan disegani Dominic Toretto (Vin Diesel). Konflik pun muncul ketika Brian jatuh cinta pada Mia (Jordana Brewster) adik dari Dominic.


sumber : http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/5/54/Fast_and_the_furious_poster.jpg




Cerita yang awalnya cenderung datar dan sebagian besar menampilkan mobil balap serta wanita seksi, kemudian berkembang dengan hadirnya tokoh-tokoh baru yang nantinya menjadi tim yang solid. Di sekuel film kedua hingga kelima saya pun menonton baik di bioskop maupun melalui kaset vcd karena masih banyaknya rental vcd pada saat itu. Lokasi cerita dalam film pun berpindah tidak hanya di Los Angeles saja tapi juga di beberapa kota dan negara seperti di Tokyo, Dominica, Brazil, dan London.


sumber :http://ecx.images-amazon.com/images/I/91rBqHKUpjL._SL1500_.jpg

Di Indonesia antusiasme masyarakat terhadap film Fast Furious meningkat ketika salah satu aktor laga asal Indonesia Joe Taslim ikut tampil dari awal hingga akhir di Fast Furious 6 di tahun 2013. Walaupun berperan sebagai anggota dari tim Owen Shaw yang merupakan buronan FBI, akting Joe Taslim cukup menonjol. Bahkan ia berhasil menghajar dua aktor lainnya yaitu Sun Kang dan Tyrese Gibson.

Setelah diluncurkan Fast Furious 6, para pemain pun melanjutkan syuting Fast Furious 7 ditambah adanya musuh baru yaitu Shaw yang diperankan Jason Stanham. Sayang di akhir tahun 2013, musibah menimpa salah satu aktor utama Fast Furious 7 Paul Walker yang meninggal dalam kecelakaan mobil. Kejadian ini membuat sutradara dan kru lainnya menunda tahap akhir syuting hingga beberapa bulan. Setelah muncul berbagai kabar, tokoh Brian pun tetap dimunculkan namun digantikan adik almarhum yaitu Cody Walker. Jadwal peluncuran film yang semula Juli 2014 diundur menjadi April 2015.


sumber : http://www.shockya.com/news/wp-content/uploads/New-Furious-7-Poster-and-Trailer-Show-Vin-Diesel-Going-For-One-Last-Ride.png

Di akhir Maret lalu, saya sudah berencana untuk menonton Fast Furious 7 karena ingin mengetahui kelanjutan ceritanya serta melihat akting terkakhir almarhum Paul Walker. Saya pun mencoba membuka akun twitter salah satu majalah film ternama di Indonesia yaitu @cinemagnews untuk mengetahui apakah ada kuis atau acara nobar. Ternyata dugaan saya benar di akhir Maret 2015 @cinemagsnews mengadakan kuis nobar yang disponsori oleh @nissanID. Tanpa pikir panjang saya pun langsung mengikuti dan menjawab pertanyaan melalui twitter.






Seminggu kemudian tanggal 4 Maret 2015 ketika saya membuka facebook Cinemags ternyata nama saya menjadi salah satu pemenang nobar yang diadakan keesokan harinya di IMAX Gandaria City. Wah saya pun merasa bersyukur karena keinginan saya untuk menonton Fast Furious 7 secara gratis bisa terwujud. Di hari minggu nya, saya sudah bersiap sejak pagi bahkan berangkat lebih awal dan tiba di depan Gandaria City jam 07.00. Setelah menunggu sekitar dua puluh menit, saya langsung masuk ke dalam mall dan menuju ke lt 2 ke tempat bioskop IMAX. Ketika saya tiba, bioskop baru saja, terlihat beberapa orang yang juga menunggu registrasi nobar Fast Furious 7. Sebelum registrasi saya dan teman menyempatkan diri untuk berfoto terlebih dahulu dengan poster Fast Furious 7.






Seusai registrasi kemudian mengantri untuk mendapatkan tiket nonton dan kupon untuk snack, pintu masuk pun dibuka dan saya mendapat kursi nomor empat dari depan. Tak lupa petugas bioskop membagikan kacamata 3D satu persatu kepada penonton. Ketika pertama kali menggunakan kacamata 3D, saya merasa tulisan dan gambar tampak lebih besar seolah-olah ada di depan mata saya sendiri.




Dalam film Fast Furious 7, adegan balap mobil lebih mendebarkan karena mobil diterjunkan langsung dari pesawat yang terbang dan mendarat dengan balon udara seperti orang yang sedang terjun payung. Latar dalam film juga berbeda ke salah satu kota di negara Timur Tengah yaitu Abu Dhabi. Bagian lain yang tak kalah seru ialah adegan perkelahian antara Letty (Michelle Rodriguez) dengan pengawal wanita pangeran Yordania, dimana Letty menggunakan gaun merah panjang yang anggun namun juga perkasa.

Aktor Jason Stanham (Deckerd/Ian Shaw) yang biasa berperan sebagai pahlawan atau tokoh protagonis, kali ini berperan sebagai tokoh antagonis yang tak mudah dikalahkan dan berambisi membunuh Dom  (Vin Desel). Adegan pertarungan yang diawali dengan balap mobil, berlangsung sengit dan keras. Namun pada akhirnya Dom yang bisa mengalahkan (Ian).

Ketika salah satu tokoh utama dalam film ini yaitu Paul Walker meninggal sebelum syuting selesai, sutradara James Wan tetap meneruskan syuting walaupun harus ada perubahan cerita. Perubahan itu nampak di akhir film, dimana ketika semua aktor / aktris berkumpul di pantai kemudian melihat Brian, Mia, dan anaknya tampak bahagia berkumpul bersama. Satu persatu aktor melihat dan menyatakan bahwa tempat Brian lebih cocok disana dan segala sesuatunya akan menjadi lebih berbeda setelah ini. Bahkan Dom pun enggan mengucapkan perpisahan karena menurut dia tidak perlu ada perpisahan dan menganggap Brian tetap menjadi bagian dari keluarga walaupun di dunia yang berbeda sekalipun.



"No matter where you are, whether it's a quarter mile away or half way across the world. The most important thing in life will always be the people in this room, right here, right now. Salute mi familia. You'll always be with me. And you'll always be my brother."


Sebuah dialog yang menyentuh bagi saya, karena menggambarkan persahabatan yang erat antara Dom dan Brian bahkan di kehidupan nyata sekalipun. Sosok Paul Walker meninggalkan kesan yang mendalam bagi aktor lainnya, serta rasa persahabatan dan kekeluargaan yang dekat antar pemain karena sudah menjalani syuting hingga 15 tahun dari film Fast Furious pertama.





Menurut saya film Fast Furious 7 merupakan film yang lengkap karena ada unsur action yang menegangkan, aksi balap yang mendebarkan, unsur lucu yang membuat penonton tertawa bahkan akhir yang mengharukan yang juga dirasakan oleh penonton. Suasana haru pun makin ditambah soundtrack yang dinyanyikan Wiz Khalifa dengan judul See You Again yang menampilkan potongan adegan Paul Walker dalam Fast Furious pertama hingga ke tujuh.




Bagi saya bisa pengalaman mengikuti nobar Fast Furious 7 bukan hanya untuk menonton film secara gratis namun juga bisa melihat akting terakhir almarhum Paul Walker. Pesan kekeluargaan begitu kuat dalam ini selain dari dialog yang diucapkan Dom namun juga dari berbagai adegan dimana antara satu aktor dengan yang lain saling membantu dan bekerja sama. Semoga kelanjuan film Fast Furious bisa lebih baik walaupun tanpa aktor Paul Walker dan kekompakan aktor dalam film bisa bertahan hingga akhir film Fast Furious.





Comments

  1. Saya dari seri pertama sangat menyukai film fast & fourious ini, namun sayang Paul Walker sudah dipanggil Allah dulu sehingga tidak ikut andil dalam pembuatan film ini. Ya walaupun begitu, film ini menggunakan teknologi CGI yang sangat hebat sehingga dapat menghidupkan kembali sosok Paul Walker secara nyata. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenarnya Paul Walker ikut andil dalam film ini tapi gak sampe selesai jd ending cerita nya dirubah mas...

      Delete
  2. Udah sampai tujuh ya, 1-6 aja aku belom nonton. Ya ampuun betapa tidak kekinian-nya aku ini yaah *malu*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha nonton streaming aja mba kan bisa...

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya

Dorong Motivasi Diri Untuk Memiliki Rumah Tanpa Hutang