Menyimpan Data Rekam Medis Menjadi Lebih Mudah Dengan MedicTrust

Beberapa tahun yang lalu, ketika akan melamar pekerjaan di beberapa perusahaan salah satu syarat yang harus dipenuhi ialah pemeriksaan kesehatan dan melampirkan surat pernyataan dari dokter yang ditunjuk secara resmi. Awalnya saya sering merasa kerepotan karena harus meluangkan waktu untuk memeriksakan kesehatan selama beberapa jam dan harus menyimpan dokumen dari klinik kesehatan sebagai bukti pemeriksaan. Namun hikmah dari syarat tersebut ialah saya bisa mengetahui kondisi kesehatan saya dan bisa mengatur pola makan agar terhindar dari penyakit yang berbahaya.






Bertahun-tahun kemudian dokumen dari klinik kesehatan yang saya miliki, menjadi kurang layak terbaca karena sudah lama tersimpan. Agar bisa memperbarui dokumen kesehatan mau tidak mau harus kembali memeriksakan ke klinik. Kendala lainnya yang merepotkan ialah jika dokumen terkena air atau terbakar sehingga semua dokumen yang tersimpan menjadi sia-sia. Untunglah kini dengan inovasi teknologi terdapat aplikasi yang bisa menyimpan data rekam medis dalam smartphone. Aplikasi tersebut diberi nama oleh MedicTrust yang dengan mudah didownload di Google Playstore maupun IOS.



Ketika saya menghadiri blogger gathering yang diadakan MedicTrust pada 2 Juni 2015 di Midtown, ibu Katherina dan Grace selaku cofounder MedicTrust berbagi pengalaman yang melatar belakangi diciptakan aplikasi MedicTrust. Menurut mereka dokumen rekam medis  masih belum dianggap penting bagi kebanyakan orang Indonesia sehingga banyak yang kurang menyimpan dengan baik. Belum lagi jika harus berganti dokter atau rumah sakit yang membuat kita harus memeriksakan kesehatan berkali-kali dan harus menyimpan serta membawa dokumen yang merepotkan. Nah dengan adanya aplikasi ini masyarakat dapat menyimpan dan melihat data rekam medis dengan mudah.





Dengan tren perkembangan smartphone di kota-kota besar maka tren aplikasi pun mulai menjamur sebagai bagian dari gaya hidup. Kegiatan memotret dengan smartphone pun kini banyak dilakukan mulai dari memotret makanan, selfie, pemandangan dll. MedicTrust hadir dengan melihat tren tersebut. Selain mudah didownload untuk memasukkan file data rekam pun bisa dengan memotret melalui smartphone kemudian data akan tersimpan dengan otomatis. Fitur yang tersedia setelah mendownload aplikasi antara lain tes darah, kondisi, hasil gambar, kehamilan, vaksinasi dan obat. Jika kita kurang yakin dengan kualitas gambar dari smartphone yang dimiliki, kita juga bisa mengirimkan softcopy hasil rontgen atau Xray kepada MedicTrust yang nantinya akan dibantu diupload oleh tim MedicTrust.




Jika smartphone yang kita miliki hilang, maka data yang telah disimpan dapat dibuka melalui website www.medic-trust.com cukup login sesuai email dan download yang kita butuhkan. Kemudahan lain yang ditawarkan oleh MedicTrust ialah fitur MedicTrust family yang bisa menyimpan profile hingga lima orang dalam satu akun. Wah fitur ini tentu akan membantu sebuah keluarga menyimpan data rekam medis dengan mudah tanpa harus membuat banyak akun.



Sebuah inovasi teknologi yang positif karya anak bangsa yang patut didukung. Walaupun masih baru diluncurkan saya berharap  di masa mendatang bisa ada penambahan fitur dan perbaikan yang bisa memudahkan masyarakat, dokter dan rumah sakit. Cukup dengan menunjukkan data rekam medis yang sudah ada maka waktu dan biaya akan menjadi lebih efisien bagi banyak pihak. 



Comments

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

ulasan film sokola rimba

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya