Mengikuti Seminar Sekaligus Menikmati Akhir Pekan Di Hotel Padjajaran Suites Bogor

Awal Agustus lalu, ketika akan menghadiri acara blogger di daerah Palmerah Jakarta Barat saya mendapat pesan singkat dari atasan tempat saya mengajar untuk mengikuti seminar peningkatan mutu tutor Bahasa Indonesia Untuk Penutur Asing (BIPA) di Bogor dari tanggal 7-10 Agustus 2015. Karena setiap tahun kantor tempat saya mengajar mengirim perwakilan untuk seminar tersebut, maka yang saya pun ditunjuk mewakili mengikuti seminar selain yang saya memiliki banyak waktu luang dibanding pengajar lainnya. Membaca pesan tersebut, saya pun langsung menyetujui karena pengalaman mengajar yang masih minim, tempat yang masih bisa di jangkau dari Jakarta, dan ingin memperoleh info bagaimana meningkatkan skill mengajar.






Setelah melengkapi persyaratan administrasi seperti formulir identitas diri dan surat tugas, saya mendapat email konfirmasi dari panitia bahwa acara seminar akan diadakan di hotel Padjajaran Suites Bogor. Karena saya baru pertama kali ke hotel tersebut, maka saya bertanya pada panitia jika menggunakan KRL atau Commuterline angkutan apa yang harus saya naiki. Informasi dari panitia, setelah sampai di stasiun Bogor bisa menaiki angkot 03 ke arah terminal kemudian turun di pertigaan Telkom, lalu lanjut naik angkot 09 ke arah Warun Jambu turun di depan hotel. Jumat pagi tanggal 7 Agustus 2015, saya berangkat jam 10.00 dari stasiun Cawang menuju Bogor setelah menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam tiba di hotel Padjadjaran Suites.



Begitu tiba, saya langsung memasuki lobi hotel untuk menunggu panitia dan mengobrol peserta seminar lainnya. Bagi saya hotel ini mudah dijangkau karena terletak di pinggir jalan Padjajaran yang juga dilalui angkutan umum. Bangunannya juga terlihat masih baru dan bersih. Ketika saya dan peserta lain sedang mengobrol, panitia pun datang dan mengajak peserta untuk makan siang kemudian bisa mendaftar ke resepsionis untuk istirahat di kamar. Karena saya sudah merasa lapar, segera saya menuju ke Lower Ground atau LG untuk menikmati makan siang di Bale Bancakan Restaurant.



Walaupun restaurant ini terletak di lantai bawah, ternyata di terasnya terdapat pemandangan sawah, bukit dan beberapa rumah warga sekitar. Menu makanan yang disajikan masakan Indonesia seperti sambel, soto, kerupuk, dan lauk seperti ayam, ikan atau daging. Untuk rasa makanan di hotel ini bagi saya sudah sesuai, yang membuat saya betah makan di restaurant ini ialah alunan musik Sunda yang mengiringi tamu hingga makan siang usai. Kenyang menyantap makan siang, rasanya ingin merebahkan badan sebentar, maka saya pun menuju resepsionis di lantai dasar agar bisa segera beristirahat di kamar. Ketika resepsionis memberikan kunci kamar, saya mendapat kamar 714 di lantai yang paling atas.





Awalnya ketika membawa tas ke kamar terasa jauh dan berat apalagi kamar terletak di paling ujung lantai tujuh, namun ketika membuka pintu dan melihat ke jendela kesan saya berubah jadi menyenangkan karena bisa melihat jalan raya dan kota Bogor dari lantai teratas teras hotel. Lima belas teman sekamar saya dari Makassar pun tiba, karena tak ingin kamar menjadi berantakan kami segera menaruh barang di lemari yang tersedia. Karena sama-sama lelah menempuh perjalanan menuju Bogor, kami beristirahat sambil membaringkan tubuh di tempat tidur yang empuk dan bersih. Fasilitas di kamar kami cukup lengkap mulai dari saluran televisi yang lengkap, mini bar, pemanas air elektrik, hotspot, kamar mandi dengan shower, bahkan sajadah dan Al Quran. Ini pertama kalinya saya menginap di hotel yang menyediakan peralatan ibadah bagi tamunya.



Ketika ashar tiba, kami mendapat panggilan telepon dari resepsionis untuk hadir di ruang rapat Bale Rancage. Kami segera turun setelah menuaikan shalat ashar, untuk segera mengikuti sesi pertama seminar. Begitu memasuki ruangan seminar, kesan saya ruangan cukup luas dan nyaman serta fasilitas yang lengkap yang mendukung seperti proyektor dan layar yang besar. Menjelang maghrib, para peserta diberi waktu istirahat termasuk makan malam dan dijadwalkan untuk kembali mengikuti seminar pukul 20.00 sampai 21.30. Begitu para peserta tiba di restoran Bale Bancakan, berbagai menu khas Indonesia telah siap tersaji seperti Soto Kudus dan aneka lauk pauk lainnya. Yang menarik jika menyantap makan malam di teras retoran hotel, maka akan merasakan suasana malam di pedesaan yang sunyi, bunyi jangkrik di sawah dan beberapa lampu di rumah warga.

sumber : http://padjadjaranhotels.com

Di hari kedua acara seminar dimulai pukul 08.00, maka pukul 07.00 saya dan beberapa peserta seminar sudah siap untuk menikmati menu makan pagi di restoran Bale Bancakan. Tanpa diduga minuman tradisional jamu tersedia bagi para tamu berupa beras kencur, gula asem dan kunyit asem. Karena saya suka minum jamu, tanpa pikir panjang segera saya ambil minuman tersebut. Selain menyediakan nasi putih dan nasi goreng, tersedia pula nasi campur, bubur ayam, bubur sumsum, bubur kacang hijau, dan menu makanan asing untuk tamu internasional. Selain bisa menghirup udara segar dari teras hotel, alunan musik Sunda setia mengiringi tamu yang hadir, ditambah staf hotel yang ramah dan siap membantu tamu mengambil makanan.




Menjelang siang hari, perut terasa lapar tak sabar ingin segera menyantap makan siang dengan teman peserta dari berbagai daerah. Menu makan siang ternyata lebih bervariasi di pagi hari karena ada tambahan berbagai sambal, aneka gorengan, es cendol atau buah dan puding. Saat istirahat sore hari, saya menyempatkan diri melihat kolam renang yang ada yang lokasinya tak jauh dari ruang seminar. Ternyata kolam renang terletak di depan ruang Bale Pakuan yang berada di teras. Kolam yang tersedia hanya satu, dengan kedalaman yang bisa digunakan anak-anak. Di sekitar Bale Pakuan terdapat pula mushola dan toilet bagi para tamu.





Tak terasa kegiatan seminar pun akan selesai, sebelum pulang saya berkeliling hotel untuk melihat fasilitas lainnya yang belum sempat digunakan. Fasilitas tersebut antara lain Fitness Center dan Spa Massage. Fasilitas tersebut terletak di lantai dua sebelah kanan dan naik ke tangga di atas. Ketika saya masuk terlihat sepi bahkan tidak ada petugas penerima tamu, saya agak kebingungan dan mencoba masuk ke dalam hingga menemukan pelatih fitness yang mempersilahkan untuk masuk dan melihat-lihat. Karena sudah dipersilahkan saya lalu masuk untuk melihat apa saja yang ada di dalam Fitness Center, di dalamnya terdapat ruangan lagi yang bisa digunakan untuk senam atau olahraga lainnya selain itu terdapat beberapa alat yang bisa digunakan untuk berolahraga seperti tread mill yang berhadapan langsung dengan pemandangan dan rumah warga.



Seusai melihat fasilitas yang ada, saya segera menuju kamar untuk bersiap-siap pulang karena peserta harus segera keluar paling lambat pukul 12.00. Sekitar jam 11.00 saya menerima telepon untuk segera turun karena mobil yang menjemput sudah tiba dan akan segera mengantar sampai Jakarta. Kegiatan seminar yang saya ikuti dan pengalaman menginap di hotel Padjajaran Suites pun selesai. Walaupun hanya menginap selama empat hari tiga malam, namun cukup berkesan karena sinyal internet yang stabil selama saya mengikuti seminar di seluruh area hotel, tersedia peralatan sholat di setiap kamar beserta arah kiblat, menu makanan Indonesia yang beraneka ragam, staf hotel yang ramah dan kebersihan hotel yang selalu terjaga.




Semoga kelak saya bisa kembali menginap di Hotel Padjajaran Suites Bogor, dan menginap di hotel Padjajaran di kota lainnya di Indonesia. Bagi teman-teman yang akan atau ingin berlibur di kota Bogor bisa menginap di hotel Padjajaran Suites Jl. Padjajaran No 17 Bogor, telp 0251-8359000. Info lengkap mengenai hotel Padjajaran Suites bisa klik disini.





Comments

  1. Aku pernah nginep disini.Menu sarapannya lengkap banget yaa..

    ReplyDelete
  2. iya mba lengkap berbagai menu dari daerah Indonesia :)

    ReplyDelete
  3. menu sarapannya komplit banget ya mbak ^_^
    itu yang di cobek pilihan sambal semua kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya lengkap dan sambalnya juga bervariasi mba :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya

ulasan film sokola rimba