Membuat UKM Lebih Profesional Dengan Media Digital

Mendengar kata internet bagi sebagian besar orang yang tinggal di kota besar bukan hal yang asing lagi. Mulai dari bangun tidur sampai sebelum tidur sebagian besar aktivitas terkoneksi dengan internet. Tidak pernah saya bayangkan sebelumnya membeli makanan, memesan taksi, dan berkomunikasi menggunakan internet dengan mudah. Kini semua pekerjaan bisa dilakukan dengan mudah dengan adanya internet.

Begitu juga dengan menjual barang. Pada tahun 2009 sampai 2012 saya sempat berjualan madu sambil meneruskan kuliah untuk mendapatkan penghasilan. Saat itu untuk menjual barang ke pembeli harus menawarkan satu persatu dan sulit jika harus memiliki tempat permanen untuk berjualan. Semakin tahun berbagai kemudahan semakin saya rasakan dengan munculnya tempat berjualan online yang gratis dan mudah.

Setiap orang bisa membuka usaha dengan mudah tanpa harus memikirkan biaya sewa tempat yang mahal. Begitu juga pelaku usaha atau pedagang lainnya. Di Indonesia sendiri ada jutaan orang yang memiliki usaha sendiri yang masih diproduksi dengan modal dan jumlah yang sedikit. Namun mereka inilah yang memberikan kontribusi pada perekonomian nasional. Dukungan pemerintah dengan pelaku usaha kecil dan menengah atau UKM semakin besar.


Terbukti dengan didirikannya Gedung SMESCO yang menjadi rumah UKM di Indonesia. Hampir setiap bulan rutin diadakan kegiatan untuk mempromosikan produk UKM dan sering menerima kunjungan delegasi dari luar negeri. Salah satu kegiatan yang kemarin diadakan ialah Digipreneurday dengan berbagai pembicara profesional. Kegiatan tersebut diadakan pada 19-20 April 2016 di lantai 2 Gedung SMESCO. 



Bagi saya materi acara dua hari tersebut bagus dan bermanfaat untuk diterapkan. Mulai dari menghasilkan foto yang bagus dan baik, potensi UKM dan tips mempromosikan produk di instagram. Puas datang di hari pertama, saya pun datang kembali di hari kedua. Yang membuat saya kembali datang di hari kedua ialah tema yang berkaitan perkembangan teknologi masa kini yaitu Menuju UKM Digital. Pembicara yang hadir juga merupakan praktisi digital mas Andi Silalahi dengan prestasi pernah mendapatkan penghargaan dari Google untuk UKM pada tahun 2010.

Melihat perubahan tren dua tahun terakhir di masyarakat Indonesia, mas Andi mengatakan suatu saat kondisi ecommerce akan seperti di Korea dimana penjual akan mendekati konsumen. Konsumen cukup memesan lewat ponsel di stasiun atau halte bus maka baran akan diantar ke rumah bersamaan saat konsumen tiba di rumah. Sekarang saja beberapa masyarakat sudah tidak membeli sayur di pasar namun membeli melalui aplikasi. Peluang inilah yang harus dimanfaatkan UKM untuk memasarkan produknya menggunakan internet.


Sayangnya dari jutaan UKM yang tersebar di Indonesia, baru sepuluh persen yang terkoneksi dengan internet. Kurangnya pengetahuan dan akses membuat UKM belum menggunakan internet secara optimal. Padahal dengan adanya website para UKM bisa menjual barangnya sampai ke berbagai wilayah. Ketika ditanya oleh mas Andi, perwakilan UKM di SMESCO mengatakan enggan membuat website karena mahal dan sulit prosesnya. Namun hal sebaliknya malah ditunjukkan mas Andi karena dengan bergabung dengan bDigital.id biaya pembuatan website menjadi lebih terjangkau mulai dari Rp 699.000 sampai  Rp 1.499.000 setahun.


Selain itu ada kegiatan rutin untuk pebisnis pemula berupa pemberian pelatihan gratis setiap minggunya dengan tema yang berbeda. Sebuah solusi dan peluang yang bisa dimanfaatkan dimana website adalah rumah yang menjadi media pertama yang dilihat konsumen. Dengan memiliki website pemilik usaha bisa memajang berbagai produk yang dibuat dan dijual dan memberikan informasi detail tentang produk tersebut. Hal yang sama diungkapkan juga oleh Andi Wiryawan pemilik bisnis caristyle.co.id yang terbantu dengan adanya website bisa membuka usaha tanpa repot memikirkan biaya sewa tempat dan lainnya.


Fitur utama dari website yang penting bagi Andi Wiryawan ialah konten yang selalu update dan online chat yang memudahkan penjual dan pembeli berinteraksi. Untuk mempromosikan website agar banyak dikunjungi orang salah satu caranya dengan rutin berpromosi di media sosial dan komunitas sesuai dengan target konsumen. Jika memiliki dana untuk promosi akan lebih baik jika memasang iklan di google.


Bagi Jose Ricardos Santos sebagai Co-Founder bDigital.id fasilitas internet menjadi peluang bagi UKM di Indonesia agar bisa menjual produk secara global dan bersaing dengan negara lainnya. Melihat keunikan produk kerajinan dari Indonesia, Jose optimis produk Indonesia bisa disukai konsumen dari berbagai negara. Dari pemerintah pun rutin memberikan pelatihan kepada UKM termasuk memasarkan melalui internet.


Menurut saya peluang seperti ini memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan dengan teknologi. Dengan kemajuan internet bisa digunakan untuk membantu penjual memasarkan barangnya dan konsumen mendapatkan barang dengan harga yang terjangkau. Info selengkapnya bisa dibaca di www.bdigital.id 

Comments

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya

Dorong Motivasi Diri Untuk Memiliki Rumah Tanpa Hutang