Piknik Seru Di Museum Tekstil Bersama Honestbee dan Indonesia Kriya

Bertahun-tahun tinggal di Jakarta dan menjalani rutinitas yang padat kadang membuat saya jenuh dan ingin menyegarkan pikiran dengan piknik tanpa harus mengeluarkan uang banyak. Dahulu saya mengira piknik hanya bisa dilakukan di Monas atau Ragunan saja. Namun kini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta semakin kreatif dengan menambah objek wisata dan membuat museum menjadi nyaman dikunjungi.


Kesan museum dulu kurang menyenangkan karena penataan barang yang membosankan, kurang terawat, dan terkesan aneh jika kita mendatangi museum. Hal itu mulai berubah ketika saya menonton film Night At Museum yang dibintangi Ben Stiller yang menceritakan kejadian lucu, unik dan menegangkan di dalam museum. Berkat film itu museum di luar negeri menjadi lebih populer dan merubah anggapan saya kalau museum bisa menjadi tempat menyenangkan untuk dikunjungi.




Museum di Jakarta perlahan pun berubah menjadi lebih baik terlihat beberapa museum ramai dikunjungi anak-anak, remaja dan dewasa di akhir pekan. Penataan museum yang rapi, modern, beragam kegiatan dan akses transportasi yang mudah menjadi salah satu tujuan wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Salah satu museum yang sering saya lewati namun jarang dikunjungi terletak di daerah Tanah Abang ialah Museum Tekstil. Museum ini jika dilihat dari luar memiliki halaman yang luas dan pepohonan yang rindang. Karena saya ingin menjelajah Museum Tekstil lebih dekat, maka pada akhir Februari 2017 lalu saya memutuskan untuk piknik bersama teman-teman blogger.


Begitu sampai saya disambut dengan ramah oleh petugas keamanan di depan pintu masuk dan mempersilahkan untuk masuk ke gedung utama. Sejak pukul 09.00 museum ini sudah dibuka dan tutup pada pukul 15.00 dari hari Selasa sampai Minggu. Saat saya memasuki gedung utama sedang diadakan pameran batik dari berbagai kota di Indonesia lengkap dengan alat pembuat dan pencuci alami.




Blogger yang hadir antusias mendengarkan penjelasan dari mulai proses pembuatan, bahan pewarna, dan pencuci alami. Bahkan ada volunteer asing yang menjelaskan menggunakan bahasa Indonesia cukup lancar. Selesai melihat beberapa koleksi, kami pun menuju halaman belakang untuk melihat demo masak diperagakan blogger yang suka memasak dan sering memasang foto berbagai makanan olahan sendiri di instagram.




Dua resep masakan yang didemokan ialah Ayam Rica-Rica yang tidak menggunakan santan sehingga lebih sehat dan Puding Sarikaya Gula Merah. Kedua resep ini bahan-bahannya mudah didapatkan di pasar tradisional maupun pasar modern. Apalagi sekarang sudah ada aplikasi belanja yang bisa diunduh siapa saja di ponsel pintar yaitu Honestbee. Melalui aplikasi ini semua orang bisa belanja dengan mudah karena bekerja sama dengan salah satu supermarket besar yaitu Transmart Carrefour.




Melihat blogger memasak di museum, blogger yang sebagian besar perempuan antusias bertanya tips memasak dan memilih bahan yang tepat. Tepat pukul 13.00 demo masak pun selesai dan akhirnya saya bisa mencicipi hasil olahan Jun Winanto yang enak dan pas dilidah. Tak terasa kegiatan piknik pun diakhiri dengan foto bersama dan makan siang. Rasanya senang bisa menghabiskan akhir pekan di museum melihat pameran batik yang karyanya sudah diakui dunia dan membuat saya bangga sebagai orang Indonesia.


Kegiatan museum kini menjadi lebih bervariatif karena bisa menambah wawasan tentang budaya, menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga, menghirup udara segar, dan membaca buku gratis di perpustakaan yang tersedia informasi lengkap seputar tekstil. Keeseokan harinya saya mengunduh aplikasi Honestbee di rumah dan berbelanja barang kebutuhan sehari-hari melalui aplikasi tersebut.




Cara menggunakan aplikasi pun mudah diawali dengan mendaftarkan nama, alamat, email dan nomer telepon lalu memilih Transmart. Setelah memilih Transmart, saya lalu memasukkan barang yang ingin dibeli lalu memilih metode pembayaran dan waktu pengantaran. Beberapa menit kemudian ada email konfirmasi yang menyebutkan jika barang yang dipilih tidak ada maka pembeli akan diinformasikan apakah ingin diganti atau dibatalkan pembeliannya.


Tepat jam dua belas siang pesanan saya diantarkan oleh kurir Honestbee yang ramah dan jumlah barang sesuai dengan pesanan saya. Dengan adanya kemajuan teknologi belanja menjadi lebih mudah dan praktis. Serta memudahkan saya jika ingin piknik ke museum sambil menikmati makanan ringan bersama keluarga dan sahabat.


Comments

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya

Dorong Motivasi Diri Untuk Memiliki Rumah Tanpa Hutang