energi alternatif untuk masa depan

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam baik yang berupa bahan tambang maupun
bukan bahan tambang seperti air, udara, sinar matahari, dan gas alam.
Namun belum semua sumber daya alam dimanfaatkan dengan optimal, entah terkendala dana, peralatan maupun SDM.
Ketika awal 1980an dikenal dengan "oil boom" dimana banyak negara berlomba-lomba mengeksploitasi
tambang minyak bumi dan baru bara sebagai sumber energi utama di dunia namun saat ini banyak
orang mulai menyadari bahwa minyak bumi dan batu bara tidak dapat diandalkan sebagai sumber energi utama di dunia karena suatu saat nanti persediaan bahan tambang tersebut akan habis dikonsumsi oleh manusia.
Maka beberapa tahun terakhir banyak peneliti yang mulai mengembangkan energi alternatif sebagai
pengganti energi fosil untuk masa depan.
Bahkan di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan beberapa negara di Eropa
mulai menggunakan energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil.
Walaupun Indonesia memiliki bahan tambang yang berlimpah namun kini saatnya masyarakat mulai menggunakan energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil dan memiliki
persiapan ketika sumber energi fosil habis di masa depan

Beberapa energi alternatif yang dapat dikembangkan dan digunakan di masa depan di Indonesia antara lain:
1. Matahari
Sebagai negara yang beriklim sub tropis yang disinari matahari cukup banyak selama satu tahun
maka matahari dapat digunakan sebagai sumber energi yang murah,aman, dan tidak menimbulkan polusi
beberapa rumah di kota besar di Indonesia memanfaatkan matahari sebagai sumber energi dan hal ini dapat
diterapkan di Indonesia sebagai salah satu bahan bakar kendaraan bermotor atau pembangkit tenaga listrik
apabila pemerintah ada kemauan untuk menerapkan dan mengembangkan matahari sebagai sumber energi maka masyarakat tidak akan panik ketika sumber energi fosil telah habis.
2. Angin
Indonesia memiliki jumlah pantai yang banyak dari Sabang sampai Merauke maka angin pun bertiup di daerah pesisir pantai dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi bagi masyarakat pedalaman karena angin merupakan energi yang tidak menimbulkan polusi dan telah diterapkan di negara-negara maju seperti Australia, Thailand sebagai energi pembangkit listrik. Masyarakat Indonesia dapat menerapkan hal yang sama dengan menggunakan angin sebagai energi alternatif untuk pembangkit listrik mulai saat ini hingga seterusnya.
3. Biogas (kotoran  hewan ternak)
Sebagai negara agraris yang dikenal dengan pertanian dan peternakannnya maka banyak penduduk
yang memiliki mata pencaharian sebagai petani atau peternak. Beberapa peternak di pulau Jawa bahkan di Sulawesi telah menggunakan kotoran hewan ternak sebagai sumber energi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan modal swadaya mereka berkelompok membuat tempat pengolahan kotoran menjadi sumber energi
yang digunakan sebagai gas untuk memasak, bahkan listrik seperti lampu, televisi, radio dll.
Maka hal ini dapat dikembangkan dan diterapkan di wilayah lain Indonesia yang belum memperoleh
pasokan listrik sehingga seluruh wilayah Indonesia dapat meperoleh aliran listrik secara merata dan aman.
4. Sorgum
Menurut litbang Departemen Pertanian (http://balitsereal.litbang.deptan.go.id/ind/images/stories/sorgumsinta.pdf) sorgum dapat diolah menjadi pengganti bahan bakar minyak tanah bahkan bahan subsitusi premium. Bagi masyarakat yang sulit
memperoleh gas maka sorgum dapat diolah menjadi bahan bakar untuk memasak. Kendala yang dihadapi saat ini alat fermentasi yang harganya masih mahal dan jumlahnya terbatas sehingga belum banyak digunakan oleh masyarakat. Namun pemerintah telah berencana akan menanam sorgum secara massal pada awal 2013
untuk mengurangi impor gandum sekaligus diolah menjadi bahan bakar alternatif. Semoga rencana itu dapat terlaksana dengan baik agar masyarakat Indonesia dapat menggunakan sorgum sebagai energi alternatif pengganti minyak bumi dan gas.
5. Sampah
Jakarta merupakan kota dengan penghasil sampah tertinggi yaitu 6000 ton perhari dan jumlah ini akan meningkat seiring dengan bertambahnya penduduk di Jakarta. (sumber:http://www.mediaindonesia.com/foto/21212/Jakarta-Produksi-Sampah-6-Ribu-Ton-Setiap-Hari-#)
dengan jumlah yang besar maka sampah dapat diolah menjadi sumber energi alternatif bagi masyarakat. Jepang sudah menerapkan hal ini dengan mengolah sampah menjadi pembangkit listrik bagi hotel-hotel maupun restoran. Jakarta sebagai kota metropolitan dapat menerapkan dan mengembangkan teknologi pengolah sampah menjadi pembangkit listrik bagi kawasan industri maupun perkantoran. Pasokan listrik
di Jawa dan Bali dapat tercukupi apabila tempat pengolahan sampah diterapkan pengolahan energi.
Sampah dapat memiliki manfaat bagi manusia apabila dapat diolah dengan benar dan dapat bekerja sama
dengan pemerintah Jepang untuk mengolah sampah menjadi energi pengganti minyak bumi.

Itu adalah beberapa energi alternatif yang dapat digunakan dan dikembangkan oleh seluruh masyarakat
mulai saat ini hingga seterusnya. Energi tersebut berada di wilayah Indonesia dan terdapat di lingkungan
sehari-hari yang mungkin tanpa kita sadari banyak kegunaan dan bisa menjadi pengganti energi fosil.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi banyak orang dan masyarakat serta pemerintah dapat
berkerja sama untuk menerapkan dan mengembangkan teknologi untuk mengolah energi alternatif
sebagai pengganti minyak dan gas mulai dari saat ini dan seterusnya.

Energi alternatif selain dapat digunakan, juga dapat menghindari pencemaran lingkungan.

Comments

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya

Dorong Motivasi Diri Untuk Memiliki Rumah Tanpa Hutang