Membaca dan Meminjam Buku Di Perpustakaan Melalui Aplikasi Digital

Sejak di bangku sekolah saya sering mendengar ungkapan "Buku adalah jendela dunia" dari para guru. Ungkapan tersebut dikatakan karena dengan membaca buku, kita jadi menambah wawasan berbagai negara tanpa harus bepergian sehingga seolah-olah kita berkeliling dunia dengan membaca buku. Hal itu pulalah yang biasa diajarkan ibu saya agar suka membaca baik itu buku, koran atau majalah. Sejak saya taman kanak-kanak pula orang tua sudah berlangganan majalah agar anaknya terbiasa membaca. Jika anak-anak lainnya suka merengek minta dibelikan mainan, saya malah meminta dibelikan buku cerita daerah Indonesia.

sumber : www.jadiberita.com
Kebiasaan itu pun terbawa hingga saat ini dimana saya suka menghabiskan waktu membaca buku di perpustakaan baik itu yang dikelola pemerintah atau swasta. Tidak hanya membaca saya juga menjadi anggota dari beberapa perpustakaan dan ikut acara workshop yang diadakan di perpustakaan. Beberapa perpustakaan di Jakarta kini menjadi tempat membaca yang menyenangkan karena dilengkapi fasilitas internet gratis, cafe bahkan buka di hari sabtu minggu hingga jam delapan malam. Ketika saya sedang mengerjakan skripsi, saya merasa terbantu dengan adanya perpustakaan yang lengkap baik itu dari kampus maupun perpustakaan di luar kampus. Setelah bekerja saya mulai jarang datang ke perpustakaan karena waktu yang kurang cukup, kondisi tubuh yang kurang fit dan malas mengantri meminjam buku. 



Kendala itu kini sudah terselesaikan dengan adanya inovasi dari Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Prov DKI Jakarta yang bekerja sama dengan PT Wolu Aksara Maya meluncurkan aplikasi perpustakaan digital berbasis media sosial yang dinamakan ijakarta. Aplikasi ini baru diluncurkan tanggal 13 Oktober 2015 di Balai Agung Kantor Gubernur DKI Jakarta yang juga dihadiri Bapak Basuki Tjahaja Purnama bertepatan dengan Hari Anak Jakarta Membaca. Pada sambutannya pak Basuki pun menceritakan bahwa membaca sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil bahkan sering diminta temannya bercerita ketika dalam perjalanan dari Jakarta ke Bandung. Dari membaca pula lah ia bisa mengetahui profil bapak Lee Kuan Yew perdana menteri terkenal dari Singapura.




Hal lain yang dirasakan pak Basuki ketika membaca buku sejarah ia merasa seolah-olah berada di abad ke empat dengan imajinasi dari kata-kata yang ada di buku. Itulah hebatnya kata-kata yang bisa membuat orang berimajinasi lebih daripada sekedar menonton film. Dengan sering membaca buku pula maka imajinasi kita akan terlatih dan akan terbiasa berfikir kreatif. Manfaat lain yang diperoleh kita suka membaca buku bisa menambah daya ingat atau mengurangi pikun ketika dewasa dan bisa menjadi penulis karena orang yang suka membaca biasanya akan suka menulis pula.



Kini manfaat membaca bisa dirasakan semua orang dengan adanya aplikasi ijakarta. Tidak perlu repot meminjam buku ke perpustakaan, bingung mencari di rak buku yang kurang teratur dan tidak ingin melihat halaman buku yang hilang karena disobek. Aplikasi ijakarta sudah bisa diunduh di Google Play Store mulai dari OS Jelly Bean sampai Lollipop, App Store, bahkan di komputer atau netbook berbasis windows.Setelah mengunduh harus mendaftar melalui email atau facebook baru bisa meminjam dan membaca bukunya. Saat ini sudah ada sekitar dua ribu lima ratus koleksi buku dari berbagai penerbit yang sudah bisa dipinjam dan akan bertambah lagi koleksi buku dalam beberapa minggu atau bulan ke depan.

            

Kategori buku yang tersedia dalam aplikasi ijakarta sangat beragam mulai dari buku agama, sekolah, fiksi, seni, sampai teknologi. Ada beberapa pilihan jika ingin membaca buku bisa berdasarkan rekomendasi, terpopuler, dan terbaru. Selain beberapa jenis buku yang bisa dipinjam tersedia pula arsip pemerintah daerah DKI Jakarta, koleksi perpustakaan kedutaan Australia, dan koleksi Rumah Baca Santa Ursula. Ternyata setelah mengunduh dan mendaftar, buku yang selama ini saya cari yaitu tentang Food Photography sudah ada dan bisa dipinjam. Wah jadi semangat untuk membaca dan meminjam buku karena bisa diakses melalui smartphone yang lebih praktis.




Jika ingin mengunduh di komputer atau laptop bisa mengakses ijakarta.id kemudian pilih gambar layar komputer maka aplikasi bisa segera diunduh dan digunakan. Selain bisa meminjam buku, dalam aplikasi ini juga bisa melihat review orang yang sudah membaca buku, melihat atau mengganti profil kita dan mengajak orang lain untuk memfollow atau memfollow user orang lain. Fitur ini hampir sama dengan social media yang biasa digunakan saat ini namun sesuai dengan tema buku yang diminati. Jika ingin membaca sinopsis buku, tinggal klik sampul buku yang diinginkan maka akan terlihat jumlah buku, daftar antrian dan sinopsis dari buku tersebut.




Sekarang membaca dan meminjam buku di perpustakaan menjadi lebih mudah dan praktis. Aplikasi ini bisa digunakan mulai dari anak-anak hingga dewasa baik dari smartphone atau dari komputer. Bagi yang enggan ke perpustakaan karena waktu yang kurang, aplikasi ini bisa mempermudah meminjam buku dengan praktis. Yuk unduh aplikasi ijakarta sekarang, temukan buku kesukaan Anda dalam koleksi ijakarta dan jadilah warga yang smart dan gemar membaca.

Comments

  1. aplikasinya keren mah ini mak, baru di jakarta yak,

    ReplyDelete
  2. iya mba baru di jakarta launchingnya :)

    ReplyDelete
  3. Wahh.. baru tahu.. Keren yaa.. Bayar enggak Mba, tiap nyewanya?

    ReplyDelete
  4. Wah ini yg namanya rejeki pas-pasan. Pas butuh, pas ada info ini :) Terima kasih ya Nisa. Saya langsung donlot nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ok mas selamat membaca dan meminjam buku melalui aplikasi ya :)

      Delete
  5. Keren mbak appnya semoga bisa menambah animo masyarakat (terutama anak anak) untuk lebih suka membaca. Jadi ini modelnya bisa baca e book atau booking buku via app lalu bisa diambil atau gimana? Bagaimana sistem pinjamnya maksud saya. Thanks for sharing :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sistem pinjamnya daftar, pilih bukunya, dan sewa lalu dibaca seperti ebook melalui smartphone atau pc dalam jangka waktu tertentu mba :)

      Delete
  6. Sebenernya enakan baca buku hard copy dibandingkan soft copy #pendapatsaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas memang benar tapi kadang ada kendala yang membuat kita lebih memilih membaca soft copy buku :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

ulasan film sokola rimba

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya