Upaya BPOM Dalam Mendekatkan Diri Dengan Masyarakat

Beberapa waktu lalu masyarakat sempat dihebohkan dengan berita vaksin palsu yang beredar di sejumlah rumah sakit di Jakarta dan kota lainnya. Banyak masyarakat yang terkejut dan khawatir akan dampak vaksin tersebut kepada kesehatan anak-anak. Tentu pihak yang dicari dan dimintai informasi akan hal ini selain Kementrian Kesehatan juga BPOM selaku lembaga yang memeriksa obat-obatan sebelum digunakan masyarakat.



Sebagai masyarakat awam selama ini saya kurang mengetahui proses kerja di laboratorium BPOM sehingga sebuah produk baik makanan atau obat-obatan bisa dikonsumsi secara luas. Untunglah di Ulang tahunnya ke 16 BPOM ingin meningkatkan layanan agar masyarakat bisa mengakses informasi dengan mudah dan cepat. Sebagai lembaga resmi yang sudah lama berdiri, kita patut bangga karena laboratorium BPOM sudah diakui oleh lembaga kesehatan dunia WHO. 

Sehingga dalam bekerja standar dan peralatan sudah diuji dan diakui dalam meneliti dan memastikan apakah layak dikonsumsi atau tidak. Salah satu upaya yang dilakukan BPOM ialah memberikan kesempatan blogger untuk datang dan melihat langsung laboratoriumnya. Wah tentu ini kesempatan yang langka karena ini pengalaman pertama saya untuk melihat proses kerja staf BPOM. Selama ini saya menganggap BPOM tertutup untuk masyarakat umum namun anggapan itu dibuktikan sebaliknya oleh tim Humas BPOM,


Walaupun sempat terlambat karena hujan deras dan banjir di beberapa tempat, saya akhirnya menyempatkan diri hadir beserta rombongan blogger lainnya. Kantor pertama yang saya kunjungi ialah bagian Call Center yang terdiri dari enam petugas yang siap menjawab berbagai pertanyaan maupun keluhan masyarakat. Call Center ini dapat dihubungi di nomor 1500533 dari jam 08.00-18.00. Jika menelpon setelah itu akan tersambung oleh sistem dan akan segera ditindak lanjuti keesokan harinya.





Dari data penelpon kebanyakan masyarakat meminta informasi bagaimana jika ingin memeriksakan produknya agar bisa dijual di dalam atau luar negeri begitupun sebaliknya pengusaha asing yang ingin memasarkan produknya di Indonesia. Sedangkan untuk keluhan jumlahnya tidak terlalu banyak dibandingkan permintaan informasi. Agar lebih meningkatkan layanan BPOM berencana akan menambah jumlah staf call center ungkap ibu Oke Dwiraswati bagian Pengaduan Konsumen. 




Selain menghubungi melalui call center, masyarakat juga bisa mengunduh aplikasi Halo BPOM online di playstore yang bisa digunakan untuk menanyakan informasi atau mengadukan temuan barang yang dijual secara ilegal. Aplikasi ini baru diluncurkan akhir tahun 2016 dan belum banyak yang menggunakannya. Maka diharapkan tahun 2017 masyarakat bisa mengakses BPOM melalui aplikasi mobile yang lebih praktis. 


dokumen BPOM

Selanjutnya saya dan rombongan menuju gedung berikutnya untuk melihat laboratorium yang memeriksa kosmetik, obat tradisional, makanan, rokok, dan narkotika. Di gedung ini kami bisa melihat peralatan dan petugas sedang memeriksa dari balik kaca. BPOM juga bekerja sama dengan MUI dalam menerbitkan label halal pada makanan atau kosmetik. Semua proses pemeriksaan sehingga ijin keluar membutuhkan waktu maksimal tiga puluh hari kerja. 

Selesai melihat bagian call center dan laboratorium saya pun menjadi mengerti proses kerja dan upaya yang dilakukan agar informasi dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Upaya ini patut didukung karena sudah menyesuaikan dengan masyarakat dengan penggunaan aplikasi di smartphone. Kini dengan mudah masyarakat bisa menghubungi Halo BPOM di nomor 1500533 atau melalui aplikasi Halo BPOM mobile. 


Comments

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya

Dorong Motivasi Diri Untuk Memiliki Rumah Tanpa Hutang