Hari yang dinanti Hari Idul Fitri

Bagi yang telah menjalani selama bulan Ramadhan pasti akan menunggu momen atau hari Idul Fitri yang akan dirayakan oleh jutaan umat muslim di dunia. Lebaran sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada satu syawal setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh. Walaupun banyak versi tentang arti kata lebaran namun yang bisa ditarik kesimpulan ialah hari dimana kita selesai menjalankan puasa yang juga menahan hawa nafsu selama satu bulan penuh.
c70d6b024df9390265883b4e6bf64674_mudik-lebaran
Lebaran identik dengan mudik atau kegiatan pulang kampung untuk bersilaturahmi. kegiatan mudik ini meliputi transportasi darat, laut, dan udara. Jutaan orang mudik tiap tahunnya untuk menemui sanak saudara atau teman-teman di kota asal. Selain mudik kegiatan penting lainnya ialah membayar zakat fitrah untuk membersihkan diri dengan harta. dengan berzakat kita diajak untuk berbagi rezeki dengan masyarakat yang kurang mampu. rezeki yang kita miliki juga ada hak orang lain yang wajib kita bantu atau sumbang.
Di hari yang fitri maka manusia dianggap terlahir suci seperti bayi karena telah memerangi hawa nafsu dan meningkatkan ibadah dibandingkan bulan biasanya. masyarakat Indonesia biasanya merayakan lebaran dengan solat Idul fitri kemudian bermaaf-maafan dengan saudara dan tetangga untuk menghapuskan dosa atau kesalahan yang telah dibuat baik di sengaja maupun tidak disengaja.
265c307255bf88c0bf3f4b7973b4498a_ketupat-gurih-dan-legit
setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas Lebaran yang unik seperti di Makassar terkenal dengan makanan buras yang terdiri dari beras yang dimasak dengan santan kemudian dikukus dengan daun pisang. Makanan lainnya yang disajikan di hari Idul Fitri ialah ketupat, opor ayam, rendang, sambel goreng ati , dll . Kue-kue pun banyak dihidangkan untuk tamu atau kerabat yang datang biasanya ada kue nastar, kastangel, putri salju dll.
Momen inilah yang dirindukan banyak orang dimana kita berkumpul dengan keluarga besar dan menikmati hidangan dengan suka cita dan suasana yang ikhlas dan bahagia. Namun hendaknya lebaran juga tidak dirayakan secara berlebihan dengan memakan yang lebih dari batas kewajaran dan menghamburkan uang untuk membeli barang yang tidak dibutuhkan untuk pamer kesuksesan. Lebaran hendaknya dimaknai dengan penuh rasa syukur dan keikhlasan untuk memaafkan kesalahan orang lain.
f2fafaef732d00a9f25114d6a926176f_maaf
Apakah setelah lebaran kita bisa melakukan banyak hal dengan tanpa kendali? alangkah baiknya setelah Lebaran kita tetap mengendalikan diri dengan tetap menahan hawa nafsu untuk emosi, membicarakan kejelekan orang lain, menjelekkan orang lain, dan berbesar hati untuk memaafkan kesalahan orang lain. Jadi puasa yang kita lakukan tidak hanya setahun sekali namun setiap bulan dan keimanan kita terus meningkat setiap bulan sampai Ramadhan tahun depan.
Puasa tidak hanya bulan Ramadhan, masih banyak puasa sunnah lainnya untuk menahan hawa nafsu dan banyak kegiatan positif lainnya untuk bersedekah. Jadikan bulan Ramadhan sebagai awal untuk menahan diri bukan akhir menahan diri dan melampiaskan nafsu di hari Lebaran. Mari jadikan Idul Fitri sebagai hari yang penuh suci dan sebagai start untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan selanjutnya setelah Ramadhan.

Comments

Popular posts from this blog

Liburan Akhir Pekan di Pelabuhan Sunda Kelapa dan Museum Bahari

Bingung Mau Beli Makan Tapi Gak Bisa Delivery ?? Gojek Food Solusinya

Kulit Sehat Dan Bersinar Dengan Bahan Alami Gizi Super Cream