Indah Pada Waktunya
Bulan Ramadhan ialah bulan dimana kita menahan haus dan lapar serta
hawa nafsu. Hal yang tidak mudah dilakukan ialah melawan hawa nafsu
misalnya menahan emosi, ngomongin orang, berfikir negatif dll. untuk
menjadi orang yang sabar butuh proses dan kemauan dari diri sendiri
untuk melakukannya. Nah bulan Ramadhan tahun 2014 ini bertepatan dengan
pemilu yang akan memilih capres dan cawapres . Masing -masing tim sukses
akan berlomba -lomba dengan berbagai cara untuk mengkampanyekan
pasangan yang akan diusung. Yang sekarang gencar dilakukan oleh
masing-masing kubu dengan menyebarkan berita negatif alias black
campaign. Black campaign ini dilakukan baik melalui media massa seperti
tv, koran, radio bahkan melalui media internet tujuannya agar orang
berpaling atau tidak memilih salah satu pasangan capres dan cawapres.
Bagi orang yang kurang sabar alias mudah marah akan terpancing berbuat kerusakan bahkan kriminalitas. ini tentu saja sangat disayangkan mengingat di bulan ramadhan harusnya bisa digunakan untuk evaluasi diri atau menahan emosi. Indonesia dikenal akan keberagamannya yang dikenal bhinneka tunggal ika. maka dengan perbedaan pilihan dan visi misi bukan membuat perpecahan seharusnya bisa menyatukan masyarakat Indonesia. Keributan lainnya yang cukup mengkhawatirkan ialah antar supporter bola yang juga bisa mengarah ke tindakan kriminal dengan merusak fasilitas umum bahkan melukai pengendara kendaraan bermotor.

Supaya ibadah kita di bulan ramadhan bisa lebih khusuk dan diterima oleh Allah SWT maka harus bisa mengendalikan hawa nafsu atau emosi di segala kondisi terutama menjelang pemilu. Bagaimana agar bisa menahan atau menjaga emosi ?? Tenang ada beberapa tips yang bisa dilakukan antara lain dengan meniatkan sepenuh hati agar bisa berpuasa dengan ikhlas dan menahan emosi selama satu bulan penuh, selalu berpikir positif dengan kejadian yang dialami baik itu yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan, perbanyak diri dengan kegiatan positif seperti ibadah ritual seperti sholat tarawih, dhuha, berzikir, sedekah, dan menyantuni fakir miskin, kurangi membaca media massa yang bisa memprovokasi untuk berbuat anarkis karena media massa sekarang cenderung kurang netral sehingga bisa memancing orang untuk bertindak tidak sabar, selain itu sebelum berbuat pikirkan baik-baik resiko yang akan terjadi sehingga bisa sabar dalam bertindak.
Memang untuk menjaga kesabaran di bulan Ramadhan bukan hal yang mudah , tetapi bisa dilakukan dengan ikhlas menerima segala kondisi karena Allah maka apapun kejadian yang dialami bisa diterima dengan sabar. Faktor lainnya yang juga berpengaruh adalah lingkungan sekitar misalnya keluarga, teman-teman di kampus / kantor / lingkungan rumah. Tak jarang mereka juga bertindak kurang sabar dengan berbuat tergesa -gesa atau berbicara dengan nada tinggi. Maka yang bisa dilakukan ialah dengan menasihati mereka untuk melakukan tindakan dengan sabar dan berbicara dengan nada yang santai. Jika kita ingin menjaga kesabaran juga bisa dengan mencari lingkungan atau teman-teman yang bisa mengingatkan kita atau menasehati kita agar selalu sabar dan fokus dalam melakukan kegiatan ataupun beribadah di bulan ramadhan.

Jika kita bisa menjaga kesabaran secara konsisten di bulan Ramadhan ini , maka kita bisa menikmati akhir Ramadhan yaitu hari Idul Fitri dengan indah karena berhasil melawan hawa nafsu selama satu bulan penuh. Akan lebih baik jika setelah bulan Ramadhan juga ditambah dengan puasa sunnah untuk mempertahankan atau meningkatkan kesabaran yang dilalui di bulan Ramdhan di bulan-bulan selanjutnya. Jadi manusia bisa terus bersabar bukan hanya di bulan Ramadhan saja namun di setiap bulan di segala kondisi.
Bagi orang yang kurang sabar alias mudah marah akan terpancing berbuat kerusakan bahkan kriminalitas. ini tentu saja sangat disayangkan mengingat di bulan ramadhan harusnya bisa digunakan untuk evaluasi diri atau menahan emosi. Indonesia dikenal akan keberagamannya yang dikenal bhinneka tunggal ika. maka dengan perbedaan pilihan dan visi misi bukan membuat perpecahan seharusnya bisa menyatukan masyarakat Indonesia. Keributan lainnya yang cukup mengkhawatirkan ialah antar supporter bola yang juga bisa mengarah ke tindakan kriminal dengan merusak fasilitas umum bahkan melukai pengendara kendaraan bermotor.
Supaya ibadah kita di bulan ramadhan bisa lebih khusuk dan diterima oleh Allah SWT maka harus bisa mengendalikan hawa nafsu atau emosi di segala kondisi terutama menjelang pemilu. Bagaimana agar bisa menahan atau menjaga emosi ?? Tenang ada beberapa tips yang bisa dilakukan antara lain dengan meniatkan sepenuh hati agar bisa berpuasa dengan ikhlas dan menahan emosi selama satu bulan penuh, selalu berpikir positif dengan kejadian yang dialami baik itu yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan, perbanyak diri dengan kegiatan positif seperti ibadah ritual seperti sholat tarawih, dhuha, berzikir, sedekah, dan menyantuni fakir miskin, kurangi membaca media massa yang bisa memprovokasi untuk berbuat anarkis karena media massa sekarang cenderung kurang netral sehingga bisa memancing orang untuk bertindak tidak sabar, selain itu sebelum berbuat pikirkan baik-baik resiko yang akan terjadi sehingga bisa sabar dalam bertindak.
Memang untuk menjaga kesabaran di bulan Ramadhan bukan hal yang mudah , tetapi bisa dilakukan dengan ikhlas menerima segala kondisi karena Allah maka apapun kejadian yang dialami bisa diterima dengan sabar. Faktor lainnya yang juga berpengaruh adalah lingkungan sekitar misalnya keluarga, teman-teman di kampus / kantor / lingkungan rumah. Tak jarang mereka juga bertindak kurang sabar dengan berbuat tergesa -gesa atau berbicara dengan nada tinggi. Maka yang bisa dilakukan ialah dengan menasihati mereka untuk melakukan tindakan dengan sabar dan berbicara dengan nada yang santai. Jika kita ingin menjaga kesabaran juga bisa dengan mencari lingkungan atau teman-teman yang bisa mengingatkan kita atau menasehati kita agar selalu sabar dan fokus dalam melakukan kegiatan ataupun beribadah di bulan ramadhan.
Jika kita bisa menjaga kesabaran secara konsisten di bulan Ramadhan ini , maka kita bisa menikmati akhir Ramadhan yaitu hari Idul Fitri dengan indah karena berhasil melawan hawa nafsu selama satu bulan penuh. Akan lebih baik jika setelah bulan Ramadhan juga ditambah dengan puasa sunnah untuk mempertahankan atau meningkatkan kesabaran yang dilalui di bulan Ramdhan di bulan-bulan selanjutnya. Jadi manusia bisa terus bersabar bukan hanya di bulan Ramadhan saja namun di setiap bulan di segala kondisi.
Comments
Post a Comment