Kurangi Buta Huruf Di Papua Barat Dengan Literasi Pada Anak-Anak

Sejak anak-anak saya dibiasakan membaca majalah oleh orang tua saya sehingga saya rutin langganan majalah Bobo seminggu sekali sejak TK dan lulus SD. Kala itu rasanya menyenangkan sekali bisa membaca cerpen, cerita bergambar dan artikel lainnya saat menerima majalah. Selain membaca majalah, saya juga suka membaca buku cerita rakyat tradisional sehingga bisa mengenal budaya daerah dari berbagai suku. Memasuki usia pra remaja hobi membaca pun berlanjut dengan komik Jepang seperti doraemon, candy-candy, detektif conan dll. Kebiasaan membaca sejak anak-anak membawa banyak pengaruh positif dalam hidup saya, saya jadi mudah mencerna pelajaran di sekolah. Selain itu saat mengerjakan tugas kuliah membuat makalah atau mengerjakan skripsi juga tidak begitu sulit karena terbiasa membaca buku untuk referensi atau sumber bahan tulisan. Namun sayangnya tingkat membaca masyarakat Indonesia belum merata data terbaru tahun 2022, sebanyak 63,9 % (tinggi) mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2021 sebesa...